News Bolaang Uki – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Pemkab Bolsel) menggelar asesmen bagi kepala sekolah jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di lingkungan pemerintah daerah. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya memastikan setiap kepala sekolah memiliki integritas, kompetensi, dan profesionalisme dalam memimpin satuan pendidikan.
Asesmen ini menjadi bagian dari komitmen Pemkab Bolsel untuk meningkatkan mutu pendidikan dan tata kelola sekolah yang akuntabel serta berorientasi pada peningkatan kualitas layanan pendidikan.
Seleksi dan Evaluasi Kepemimpinan Kepala Sekolah
Asesmen yang dilaksanakan meliputi penilaian kompetensi manajerial, kepemimpinan, kepribadian, serta pemahaman terhadap regulasi pendidikan. Para kepala sekolah diuji kemampuannya dalam mengelola sekolah, membangun budaya kerja yang positif, serta menciptakan lingkungan belajar yang aman dan kondusif bagi peserta didik.
Selain sebagai sarana evaluasi, asesmen ini juga menjadi dasar pembinaan dan pengembangan kapasitas kepala sekolah ke depan.
Wujud Komitmen Tingkatkan Kualitas Pendidikan
Pemkab Bolsel menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya ditentukan oleh sarana dan prasarana, tetapi juga oleh kualitas kepemimpinan di sekolah. Kepala sekolah dinilai memiliki peran strategis dalam menggerakkan guru, tenaga kependidikan, serta seluruh warga sekolah untuk mencapai tujuan pendidikan.
Dengan asesmen ini, diharapkan kepala sekolah yang menjabat benar-benar mampu menjalankan tugasnya secara profesional dan bertanggung jawab.

Tekankan Integritas dan Etika Kepemimpinan
Salah satu aspek penting dalam asesmen adalah penilaian integritas dan etika kepemimpinan. Pemkab Bolsel ingin memastikan bahwa kepala sekolah tidak hanya kompeten secara akademik dan manajerial, tetapi juga menjunjung tinggi nilai kejujuran, disiplin, dan akuntabilitas.
Integritas kepala sekolah dinilai menjadi kunci dalam mencegah praktik-praktik yang dapat merugikan dunia pendidikan, seperti penyalahgunaan anggaran atau pelanggaran etika.
Dorong Inovasi dan Adaptasi Pendidikan
Dalam asesmen tersebut, peserta juga didorong untuk menunjukkan kemampuan inovasi dan adaptasi terhadap perkembangan dunia pendidikan. Tantangan pendidikan yang semakin dinamis menuntut kepala sekolah untuk mampu beradaptasi dengan kebijakan baru, pemanfaatan teknologi, serta pendekatan pembelajaran yang lebih kreatif dan inklusif.
Pemkab Bolsel berharap kepala sekolah mampu menjadi motor penggerak inovasi di sekolah masing-masing.
Pembinaan Berkelanjutan bagi Kepala Sekolah
Hasil asesmen akan menjadi bahan pertimbangan bagi Pemkab Bolsel dalam melakukan pembinaan, rotasi, maupun penguatan kapasitas kepala sekolah. Pemerintah daerah berkomitmen memberikan pendampingan dan pelatihan lanjutan agar kepala sekolah dapat terus meningkatkan kualitas kepemimpinannya.
Pendekatan ini diharapkan mampu menciptakan sistem pendidikan yang berkelanjutan dan berorientasi pada peningkatan mutu.
Dukungan Dinas Pendidikan dan Stakeholder
Pelaksanaan asesmen ini melibatkan Dinas Pendidikan Kabupaten Bolsel serta pihak-pihak terkait yang memiliki kompetensi di bidang pendidikan dan manajemen. Sinergi antar pemangku kepentingan dinilai penting untuk memastikan proses asesmen berjalan objektif dan transparan.
Dinas Pendidikan menyatakan siap menindaklanjuti hasil asesmen dengan program-program pengembangan sumber daya manusia pendidikan.
Harapan Terwujudnya Sekolah Berkualitas
Melalui asesmen kepala sekolah ini, Pemkab Bolsel berharap dapat mewujudkan sekolah-sekolah yang berkualitas, berintegritas, dan mampu memberikan layanan pendidikan terbaik bagi masyarakat. Kepemimpinan sekolah yang kuat diyakini akan berdampak positif pada kinerja guru, prestasi siswa, serta kepercayaan masyarakat terhadap dunia pendidikan.
Pemkab Bolsel menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan akan terus menjadi prioritas utama dalam pembangunan daerah.








